Bismillah...
Saya hanyalah makhluk Allah yang diciptakan "sama" pada umumnya sebagai manusia yang memiliki hati, pikiran, perasaan hingga ketertarikan dengan lawan jenis.
Hal ini yang tak dapat dipungkiri, begitu banyak godaan yang seolah mendesak saya untuk mencoba masuk dan terlena akan kepuasan sesaat.
Seringkali "bayangan" itu muncul seolah-olah menari-nari untuk mempengaruhi pikiran dan meluluhkan hati saya, namun saya mencoba menepis hayalan-hayalan bodoh itu, seketika benci akan adanya pertemuan terhadap lawan jenis.
Lebih parahnya lagi adalah dimana ketika sudah bisa mengendalikan hati dan pikiran, tiba-tiba "cobaan" itu datang dari seseorang yang ada dipikiran itu tadi yang "muncul" melalui Hp (pesan singkat). Seketika hati kembali bergejolak,
Allah sedang menguji saya :)
Ya Allah, berilah perlindungan dan kekuatan pada hamba-Mu ini...
Amin... :'(
Senin, 22 Oktober 2012
Sabtu, 13 Oktober 2012
Sebuah Cerita...
"Suatu hari hiduplah seorang pembuat boneka. Yang lucunya (menurut saya) ia membuat boneka yang hanya cantik, imut, lucu dan menarik jika boneka itu tersenyum(?). Ia membuat boneka itu dengan sangaaaaaaaaaaaatt bersemangat, sampai-sampai ia bergadang (hihihi). Nah setelah jadi, tiba-tiba boneka yang semula ia buat tersenyum :) berubah jadi begini :( (menurut saya ini cerita horor, masa' iya boneka bisa berubah sendiri gitu, iyakan? x_x). Jadiiiii kasihan kan sama pembuat bonekanya? Padahal ia buat dengan sangat bersemangat, eh ga taunya tu boneka jadi jelek karena manyun :p"
Maksud dari cerita di atas adalah... Diibaratkan pembuat boneka itu Allah, dan boneka itu kita, manusia. Allah menciptakan kita begitu bagus rupanya, dengan senang hati, bahkan diciptakan seindah mungkin, yang tanpa kurang suatu apapun dari anggota tubuh kita. Nah seharusnya kita itu harus senantiasa bersyukur dan ceria dalam kondisi apapun, sekalipun ada masalah pasti ada cara untuk menyelesaikannya, bukan dengan terus-terusan murung, manyun, kan jelek :p Ga mikir apa bagaimana Allah sebagai pencipta kita liat kita jelek manyun terus? :p Nah jadi kita harus bersyukur, dengan hidup yang senantiasa senyum aja udah termasuk syukur sama Allah karena Allah itu peduli sama kita, masalah yang ada bukan untuk kita umpat-umpat dalam hati sambil manyun, justru dengan masalah yang ada kita ditegur dan disuruh sama Allah untuk bisa mengevaluasi diri bagaimana menghadapinya agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik untuk kedepannya ;)
Jangan manyun-manyun lagi yaaa *ga janji :p *eh :p hahahaa.....
Pssttt..... Cerita ini bukan saya yang bikin, tapi temen saya :)
-TS-
Langganan:
Postingan (Atom)